Jakarta, 24 Juni 2010, setelah melakukan advokasi akbar pada pertengahan bulan Mei 2010 lalu, PGRI terus memperjuangkan agar Ditjen PMPTK tetap menjadi rumah bagi para guru dan tidak membiarkan guru terkotak-kotak antara lain melakukan pertemuan dengan Utusan Khusus Presiden RI, akhirnya pada tanggal 17 Juni 2010, Sekretaris Kabinet RI mengeluarkan surat resmi nomor B. 251/Seskab/VI/2010 perihal Penundaan Likuidasi Ditjen PMPTK Kemendiknas. PGRI bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Susilo Bambang Yodhoyono atas dipenuhinya tuntutan PGRI menolak Penghapusan Ditjen PMPTK Kemendiknas. Saat ini Presiden RI telah membentuk tim khusus untuk mempersiapkan dan merumuskan pembentukan Badan Pengelola Pendidik dan Tenaga Kependidikan langsung di bawah Presiden. Sambil menunggu pembentukan badan tersebut, Ditjen PMPTK Kemendiknas tetap berjalan sampai disahkan dan berlakuknya badan tersebut. Selanjutnya, setelah Presiden RI tiba di tanah air, PB PGRI dan perwakilan pengurus PGRI Provinsi akan melakukan audiensi dengan Bapak Presiden. Berkaitan dengan hal itu, maka rencana audiensi akbar PGRI tanggal 29 Juni 2010 ditunda pelaksanaannya. Hidup PGRI…Hidup Guru…Solidaritas, Yes!!! Salam, Sulistiyo Ketua Umum PB PGRI